Showing posts with label anti virus. Show all posts
Showing posts with label anti virus. Show all posts

7 Tips Mencegah Penyebaran Virus

11:04 AM Add Comment
7 Tips Mencegah Penyebaran Virus
7 Tips Mencegah Penyebaran Virus

Tips Mencegah Penyebaran Virus pada Komputer kita :

1. Gunakan Antivirus
Jangan lupa memasang antivirus, pemilihan antivirus apa yang baik untuk computer bisa anda sesuaikan dengan kemampuan komputer Anda. Jika komputer anda terbilang canggih maka gunakan antivirus terbaik, jika komputer anda termasuk "standart" maka jangan paksakan untuk menggunakan antivirus terbaik, karena biasanya akan mempengaruhi kinerja komputer anda. Juga jangan sesekali memasang dua antivirus, cukup gunakan satu yang terbaik menurut anda. Karena penggunaan 2 antivirus hanya akan menambah beban loading komputer anda.

2. Install Critical Update OS anda
Apapun OS dan software didalam OS yang anda gunakan, baik WIndows, Linux ataupun Mac, menginstall update terbaru adalah sesuatu yang penting. Biasanya update ini disediakan untuk menutup lubang kelemahan baru yang ditemukan. Jadi user di anjurkan untuk mengupdate system atau software agar lebih aman dan kompatible.

3. Membuka Lampiran dalam Email.
Siapa yang tidak terhubung dengan internet. Hampir setiap hari selama 24 jam kita terhubung ke internet, banyak terjadi proses upload dan download, juga pengiriman lewat media seperti email. Anda perlu waspada pada setiap file yang dilampirkan, entah melalui email, facebook atau media berbagi  file lainnya.

4. Jangan Klik kotak dialog apapun tanpa membacanya
Ini biasa terjadi saat kita melakukan installasi program atau mungkin waktu membuka website. Kita terbiasa meng-klik kotak dialog yang muncul tanpa membacanya terlebih dahulu. Perlu anda ketahui, terkadang virus atau malware menumpang pada aplikasi atau link website tertentu.

5. Jangan Download Software Illegal
Program program yang dibagikan secara gratis perlu anda waspadai, karena terkadang juga disisipi virus. Apalagi pengembang software belum jelas kredibelitas dan profesionalismenya. Pun berlaku untuk software yang sudah jelas pengmbang atau sudah teruji, pastikan anda mendownloadnya dari situs resmi pengembang. bukan dari situs abal-abal yang kemungkinan isi software sudah di modifikasi.

6. Waspada terhadap USB Flashdisk.
Pastikan Flashdisk yang anda gunakan atau flashdisk orang lain yang menancap pada komputer anda bersih adari virus. Untuk itulah pentingnya antivirs. Scan terlebih dahulu untuk memastikan flashdisk dalam keadaan bersih dan aman dibuka. dan berhati-hatilah pada file yang mencurigakan.

7. Jangan Matikan Fitur keamanan yang Krusial.
Contoh adalah firewall defender atau scan virus saat proses download. Ini akan lebih mudah jika nada menggunakan antivirus dengan fitur tambahan, termasuk fitur untuk memblokir web berbahaya dan iklan yang mengandung malware.

Berikut cara mencegah penyebaran virus, selebihnya kewaspadaan anda adalah yang terppenting.

Best Antivirus for Computer

4:19 PM Add Comment
Yang terpenting dari sebuah anti virus adalah rutin di update, jika bisa tiap hari, minimal seminggu sekali, jika sampai sebulan sekali [kebangetan, hehe...] 

Best Antivirus for Computer
Antivirus Terbaik Untu Komputer

best antivirus : [berat, kerja sangat maksimal]
[+] bitdefender <= http://www.bitdefender.com/
[+] kaspersky <= http://www.kaspersky.com/

standart antivirus : [tidak terlalu berat, kerja maksimal]
[+] avira <= http://www.avira.com/
[+] avast <= http://www.avast.com/

local antivirus : [ringan, kurag maksimal]
[+] smadav <= http://smadav.net/

memasang dua antivirus bukanlah pilihan terbaik, malah akan memperlambat loading computer, pilih satu yang anda suka dan menurut anda bagus.
jangan hanya menggunakan smadav, jika anda menggunakan smadav, saya anjurkan untuk menambahkan salah satu antivirus dalam daftar diatas. smadav tidak terlalu berat, jadi jika anda menggabung dengan antivirus lain, tak akan terlalu berpengaruh pada loading komputer anda.

untuk antivirus HP akan saya ulas lain waktu.
diatas hanya beberapa contoh dari berbagai antivirus.

Source : Berdasarkan Pengalaman Penulis :)

Apa itu Enkripsi? Kapan Harus Menggunakan Enkripsi?

9:56 AM Add Comment
Banyak dari kita generasi muda pengguna komputer yang mungkin pernah berada dalam percakapan atau diskusi tentang topic keamanan sebagai resiko pekerjaan. Seringkali diskusi melantur melebih dari apa yang ingin diketahui oleh salah satu pihak dalam diskusi tersebut. Yang sebetulnya percakapan tersebut bisa memberikan solusi praktis bagi proses dan langkah keamanan yang bisa diambil oleh masyarakat sebagai user. 
Salah satu yang bisa kita tarik sebagai kesimpulan sementara dalam hal keamanan adalah enkripsi yang nampaknya membuat banyak orang bingung, bahkan tidak tahu apa yang harus dilakukan terkait dengan enkripsi. Jadi, mari kita review sejenak dan melihat lebih dalam untuk menemukan manfaat dan kegunaan dari enkripsi itu sendiri bagi keamanan data. 

Enkripsi: Bukan sulap, bukan sihir 

Sebagian besar orang, bahkan mereka secara rutin dan paham penggunaan enkripsi beranggapan enkripsi itu adalah pekerjaan rumit yang hanya bisa dipahami sepenuhnya oleh matematikawan yang super jenius. Di satu sisi, memang tidak ada –setidaknya hingga saat ini – tidak ada temuan kecil yang bisa menjadi landasan untuk membuat algoritma enkripsi yang benar-benar aman, sementara di sisi lain, ada banyak jenis enkripsi sederhana yang mungkin bahkan secara tidak sengaja sudah kita terapkan.
Secara sederhana, enkripsi bisa didefinisikan sebagai; proses mengkonversi sesuatu ke bentuk kode sehingga tidak mudah dipahami atau dilihat oleh pihak yang tidak berwenang. 
Beberapa orang masih memandang enkripsi sebagai semacam mantra atau rumus ajaib yang secara otomatis dan eksplisit mengamankan sehingga tidak ada seorangpun kecuali user sendiri yang bisa melihat kontennya. Sebenarnya ada berbagai jenis enkripsi, dan tidak semua enkripsi itu benar-benar aman atau tidak bisa ditembus. 

Enkripsi dimulai sejak dini 

Kini bahkan sbagian besar anak-anak dalam beberapa hal sudah bersinggungan dengan enkripsi meski masih dalam bentuk yang sangat sederhana: misalnya Cryptogram puzzle, dimana permainan tersebut sudah bersinggungan dengan enkripsi, yang disebut sebagai rotational or shift cipher.
Pada masa Kekaisaran Romawi, Julius Caesar menggunakan shift cipher yang kemudian disebut sebagai Caesar cipher, dimana setiap huruf diganti dengan menggeser sejauh tiga alphabet seperti contoh dibawah ini:


Classic Caesar Cipher (Caesar Word Salad) Shift cipher lain yang dikenal juga adalah ROT13, dimana penggatian huruf dilakukan dengan huruf ke 13 sesudah huruf yang bersangkutan seperti contoh dibawah ini.


Pergeseran sesuai alphabet sejauh separuh deret, dilakukan untuk dua arah yaitu encode dan bisa dilakukan lagi untuk decode. Sebagai metode enkripsi, cara tersebut cukup rumit sekaligus tidak aman karena penggunaan lingkaran tersebut sangat umum sehingga orang bisa membacanya dengan mudah. 

Cryptograms (atau Word Scrambles) adalah sebuah permainan dimana pemain mencari jawaban atau solusi dengan mengganti huruf-huruf untuk mengungkap kata atau phrase. Jika digunakan untuk meng-enkripsi, cara enkripsi tersebut juga relatif mudah dibuka, sedangkan untuk kebutuhan sebuah permainan, tingkat kesulitan yang terlalu tinggi juga akan membuat permainan menjadi tidak menyenangkan. 
Huruf bisa saja digunakan dari sisi manapun, tidak selalu harus sesuai urutan alphabet, tujuannya adalah menciptakan sebuah keadaan yang rumit agar upaya men-decode atau membuka “kunci” tidak semudah men-decode shift cipher.

Ketika sandi digunakan untuk menutupi konten negatif

Encoding berbasis huruf (akronim) dan angka atau kombinasi keduanya yang diterapkan untuk kata-perkata, justru saat ini marak digunakan untuk aktifitas yang negatif dikalangan generasi muda atau anak-anak yang baru mengenal komunikasi online. Digunakan untuk menyembunyikan kata sebenarnya agar tidak mudah dibaca oleh orang lain atau orang tua.

Kondisi tersebut barangkali adalah sisi lain dari cara pengamanan dengan enkripsi atau cipher, sebagaimana internet sendiri yang digunakan di dua sisi, yaitu sisi baik dan sisi buruk. Namun khusus pada penggunaan cipher untuk menutupi komunikasi berkonten negatif perlu diketahui dan menjadi perhatian para orang tua, mengingat komunikasi tersebut digunakan juga oleh generasi muda bahkan anak-anak di Indonesia. 
Itulah cara enkripsi yang sangat sederhana yang sekaligus juga mudah di buka, apalagi jika Anda meninggalkan kunci untuk membukanya. Namun, ada beberapa jenis enkripsi lain yang efektif dan tidak mudah di buka dengan memanfaatkan teknologi komputer saat ini. 

Kapan enkripsi perlu digunakan?

Secara umum, ada dua hal mengenai kapan harus menggunakan enkripsi? yaitu: saat konten “in transit” atau saat “at rest”. Apa yang dimaksud dengan “in transit” dalam konteks ini, adalah saat Anda mengirimkan konten ke tempat lain via web, di email, atau jika user ingin menempatkannya di tempat lain selain di perangkatnya sendiri. Sedangkan data dianggap “at rest” adalah saat data disimpan di perangkat sendiri, baik di hard drive, maupun di removable media seperti USB.

Ketika Anda mengenkripsi data in transit, pada dasarnya adalah untuk menghalangi pihak lain agar tidak bisa mengintip atau menguping percakapan Anda. Salah satu bentuk yang paling umum dalam enkripsi adalah enkripsi web traffic. Website, terutama situs-situs keuangan, media sosial, dan situs email, sekarang banyak menggunakan default enkripsi. Untuk mengetahuinya apakah data dienkripsi atau tidak, bisa lihat dari adanya icon gembok dibagian kiri atas, atau di sisi kiri nama web.


Selain itu, data pada web dienkripsi di web-web yang menggunakan HTTPS didepan nama web. Huruf S pada HTTPS adalah untuk “secure” dan itu dimaksudkan bahwa data kita dienkripsi, yang berimplikasi pada peningkatan keamanan saat data ditransmisi antara komputer Anda dan website tersebut.
Semua system operasi komputer, dan juga di banyak aplikasi software, memiliki opsi enkripsi file maupun folder pada perangkat. Ketika akan menggunakan opsi ini, sebelumnya Anda harus punya password untuk membuka dan mendekripsi file tersebut. 

Penggunaan data yang terenkripsi

Enkripsi bisa sangat diandalkan untuk memproteksi data yang tersimpan maupun in transit (ditransmit), namun ada satu situasi yang masih perlu didiskusikan; yaitu ketika dokumen yang dienkripsi itu akan digunakan. Artinya, saat Anda membuka dokumen baik untuk melihat maupun mengedit dokumen yang sudah dienkripsi. Termasuk ketika file yang dienkripsi, dibuka.

Membuka file juga berarti mendekripsi file di dalam memory perangkat, memiliki potensi terekspose serangan. Tetapi bukan berarti enkripsi itu tidak efektif, faktanya, melakukan enkripsi secara bebas bisa secara efektif menekan tingkat resiko kerusakan dan memperkecil potensi kerusakan lebih besar meski pelaku sudah mendapatkan akses ke data Anda yang terdekripsi. Itulah kenapa Anda seringkali mendengar di ESET bahwa sistem pertahanan berlapis itu penting: satu teknologi dapat membantu meningkatkan efektivitas teknologi lainnya karena masing-masing berupaya mempersempit peluang bagi pelaku kejahatan untuk mengakses dan mencuri data.

Download Avast Antivirus 2012 Full Version

6:28 PM Add Comment
Download Avast Antivirus 2012 Full Version
Avast Antivirus 2012 Full Version

Fitur Tambahan [New Avast Antivirus 2012]:

Ini Memiliki 6 perlindungan tambahan baru yang mencakup Auto Sandbox, Repweb dan Pemblokiran Situs, dan banyak lagi. berikut uraiiannya :

Rep-web:
Rep web didasarkan pada peringkat web seperti WOT tapi banyak user friendly, karena Anda dapat memilih kategori situs dari daftar, kemudian pilih nilai Anda pada slider dan kemudian suara. Tapi, itu akan berguna hanya ketika masyarakat menjadi besar seperti WOT. Rep web bekerja dengan beta Firefox dan IE terbaru.

Blocking Site
Secara default fitur Site Blocking [pemblokiran situs] dinonaktifkan. Jika seorang pengguna ingin memblokir situs sehingga ia dapat menambahkan URL dari situs Web untuk Pemblokir Situs. Anda Tahu Avast akan memblokir semua lalu lintas ke situs tersebut. 

AutoSandbox:
AutoSandbox terbukti menjadi aset dalam suatu sistem yang memungkinkan Anda menjalankan program yang mungkin tidak diinginkan. Memblokir situs juga merupakan tambahan yang bagus untuk banyak fitur. 3.Delapan perlindungan real-time . 

Firewall & Malware:
Firewall & Malware Protection fitur masih kalah jika dibandingkan dengan yang lain seperti Kaspersky Antivirus 2012 dan Norton 2012.

Error Detection
Pendeteksi kesalahan adalah persentase yang sangat besar, kadang-kadang menghapus file penting windows. Versi avast sebelumnya tidak termasuk dalam 10 besar antivirus terbaik 2012. 

Download Avast Antivirus 2012 Full Version :

Download Avast! Free Antivirus 7.0

4:52 PM 2 Comments
"Avast!" adalah salah satu perangkat lunak antivirus yang paling populer gratis untuk Windows dan sekarang mereka telah merilis sebuah versi beta publik dari versi mendatang mereka Avast! Free Antivirus 7.0 yang datang dengan installer baru UI dan banyak fitur baru dan perbaikan.

Bagian paling penting dari versi Avast! Free Antivirus 7.0 baru adalah dukungan untuk Windows 8 Developer Preview . Jadi sekarang pengguna Windows 8 DP juga dapat menikmati avast! antivirus.

Avast! Free Antivirus 7.0

Main Features:
  • Antivirus and anti-spyware engine
  • Real-time anti-rootkit protection
  • avast! WebRep
  • avast! CommunityIQ
  • Boot-time scanner
  • AutoSandbox
  • Intelligent Scanner
  • Silent/Gaming Mode
  • File System Shield
  • Mail Shield
  • Web Shield
  • P2P Shield/IM Shield
  • Network Shield
  • Script Shield
  • Behavior Shield
  • 64-bit support
  • Heuristics engine
  • Code emulator
  • Automatic processing
  • Smart virus definition updates
  • Multi-threaded scanning optimization
  • Wake-up/Scheduled scanning

New Features in 7.0 Beta:
  • New installer
  • UI facelift
  • FileRep service (cloud based)
  • Streaming updates
  • Sandbox & Autosandbox improvements
  • Browser protection improvements
  • Remote assistance feature to help your friends with computer troubles
  • Support tool
  • Export/Import settings
  • Screensaver facelift
  • Runs on Win8 Developer Preview
  • Security improvements

Known Issues in 7.0 Beta:
  • In some cases, WebRep Chrome plugin is not installed correctly
  • The Safezone browser is opening each time when you switch back and to the Safezone
  • Plugins for Outlook 2003 and 2007 show "runtime error" message
  • Sometimes autosandbox toaster does not close correctly
  • Problems with avast sounds on Windows 7 and Windows Vista
  • Remote assistance feature sometimes crashes on Windows 7 32-bit, Windows Vista 64-bit
  • avast! account functionality is disabled

If you want to install avast! Free Antivirus in your PC, your system must meet the following requirements:

Operating Systems Supported
  • Windows 8 Developer Preview (32-bit or 64-bit)
  • Windows 7 (any Edition, 32-bit or 64-bit)
  • Windows Vista (any Edition excl. Starter Edition, 32-bit or 64-bit)
  • Windows XP Service Pack 2 or higher (any Edition, 32-bit or 64-bit)
  • Microsoft Windows 2000 Professional Service Pack 4

Minimum Hardware Requirements:
  • Pentium 3 Processor
  • 128 MB RAM
  • 200 MB of free hard disk space

This beta version can be installed on top of your existing avast installation (6.x). You can download it using following link: Download avast! Free Antivirus 7.0 Beta 
via | askvg